20 Maret 2010

Hari ini Sabtu, weekend time! Padahal rencananya gw mau ke GI or PI nonton mahal hari ini. Tapi alangkah baiknya Tuhan, memberitahu gw untuk berhemat dengan cara ngasih demo di Bunderan HI. Wakakak.
Akhirnya gw pegi ke tempat si Marlene dan terdampar di BlitzMegaplex nonton The Collector. Gw tertarik karena yang bikin tuh film produsernya film thriller Saw IV, V, dan VI. Heran juga tiap nonton sama Marlene slalu aja film thriller ato ngga horror! Dulu sih alibinya malu nonton sama gebetan soalnya gengsi meluk2 si gebetan klo ketakutan, jadi akhirnya klo film yang bgtu nonton bdua aja biar sama2 takut, sama2 teriak, sama2 komentar konyol! Imbang!

Filmnya lumayan menegangkan. Kalo rating dari 1-5 dapet 4 lah! Kalo yang 5 itu Ju-On, Paranormal Activity sama Quarantine. Full horror and thriller! Dulu sih gw takut banget nonton film begini, tapi skarang udah ngga. Semenjak putus cinta, sahabat gw bilang, “daripada lo suka nangis nonton film drama mending latihan nonton film horror sendiri deh. Ga banget nonton romantic drama sampe nangis sgala!”. Sejak itu gw malahan suka nonton film horror or thriller. Great advice! Try this at home!

Lalu atas saran Marlene, pergilah gw bdua ke Prince House Café ⋅Gelato⋅Waffle⋅Bakery⋅ yang baru buka di ruko gading deretan Yulika toko bunga. Oiya, bagi yang blom tau bedanya gelato sama ice cream itu terletak di kadar fat nya. Ice cream lebih banyak mengandung lemak dibanding gelato, dan gelato itu diambil dari bahasa Italia. Sial banget nurutin saran dia karena ternyata café nya tutup buat reuni SMK apa gitu. Puter baliklah gw ke Kedai Kopi. Lumayan cozy tempatnya, tapi banana milkshake nya kurang enak. Kayak makan es blender pake es krim. Bego nya gw, pesen yang aneh2 di kedai spesialis kopi! Kapok!

Bergosiplah gw tentang tusuk-menusuk anak UPH dan kasus bunuh diri nya anak iBii. Cape melihat realita dunia kampus, so we’re dreaming of our future and voila! Cafe was our topic this night! It was so fun when she and I speak our ideas of comfy cozy café because we WERE actually having a different thought of it! Gw lebih suka café yang rame kayak sport café biar bisa buat nonton bareng sedangkan si Marlene lebih suka tempat yang ngga rame dan enak buat nongkrong. We mix our idea and finally it comes to the name of the café! Cablak Café! Wakakak. Thanks God, gw berlima kuliah di bidang yang beda2! Jeni kuliah perhotelan, Rie kuliah DKV, Marlene kuliah psikologi, sisanya gw dan Kdok kuliah menejemen. Dreams come true when we’re together. Hoping it will come true and five of us gather again in the future. Goodnight everyone!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: